Selasa, 20 Oktober 2015

analisis kasus (psikologi management)

Diposting oleh Unknown di 06.28 0 komentar
‘Bunuh Diri’ Massal di PT.FOXCONN China
Sumber: Ditulis oleh Malcolm Moore (http://erabaru.net/era-baru/29114 )
Diunduh : Selasa, 20 Oktober 2015, 19:31
Waktu peristiwa : tahun 2010 di China
PT. FOXCONN merupakan perusahaan yang memproduksi barang-barang eleketronik seperti, Apple, Nitendo, Sony dan HP. Awal tahun 2010, dikejutkan dengan terjadinya bunuh diri yang dilakukan 18 orang pekerja. Bunuh diri massal ini dilakukan dengan melompat dari atas puncak gedung perusahaan dengan 14 orang yang tewas. Protes yang dilakukan pekerja pada bulan Januari yakni dikarenakan manajer perusahaan memutuskan untuk menggeser sekitar 600 pekerja untuk lini produksi baru,
membuat pembungkus computer Acer, perusahaan asal Taiwan. “kami disuruh bekerja tanpa pelatihan apapun dan dibayar sedikit demi sedikit” kata salah seorang pekerja memprotes yang tidak meminta disebutkan namanya. “ jalur perakitan sangat cepat dan hanya satu hari tangan kami semua telah lecet dan kulit ditangan kami menghitam, pabrik itu pun sudah penuh debu dan tida ada yang bisa menahan” ujarnya menambahkan. Beberapa laporan dari dalam pabrik Foxconn telah menyarankan bahwa sementara perusahaan lebih maju dari pada banyak pesaingnya, dengan menggunakan gaya militer dan banyak para pekerja yang tidak sanggup bertahan. Pabrik unggulan Foxconn di Longhua, sebanyak
5% dari pekerja atau 24.000 orang pekerja berhenti. “Karen akami tidak tahan, kami mogok” kata pekerja itu. “ini bukan tentang uang, namun karena kami merasa tidak punya pilihan. Pada awalnya, para manajer mengatakan siapa saja yang ingin berhenti dapat bayaran satu bulan gaji sebagai kompensasi. Tapi kemudian mereka menarik tawaran itu. Jadi kami pergi ke atap dan mengancam bunuh diri missal”. Pekerja mengatakan bahwa Foxconn awalnya menolak untuk bernegosiasi, tetapi bahwa para pekerja diperlakukan cukup baik oleh polisi dan pasukan pemadam kebakaran. Para pekerja akhirnya dibujuk turun setelah dua hari diatas pabrik berlantai tiga di Wuhan oleh manajer Foxconn dan pejabat parta komunis China. Seorang juru bicara Foxconn dikonfirmasi tentang protes itu, dan mengatakan bahwa insiden itu “berhasil dan diselesikan dengan damai setelah diskusi antara pekerja, pejabat Foxconn local dan perwakilan pemerintah daerah. Dia menambahkan bahwa 45 karyawan Foxconn telah memilih untuk mengundurkan diri dan sisahnya telah kembali bekerja. “kesejahteraan karyawan kami merupakan
prioritas utama kami dan kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua karyawan diperlakukan adil.” Katanya.

Analisa
Penyebab dari aksi tersebut dikarenakan tidak diperlakukan adil oleh perusahaan. Para pekerja
merasa tidak nyaman karena mereka diperlakukan seperti halnya kerja rodi(perusahaan menggunakan gaya militer sehingga banyak pekerja yang tidak sanggup bertahan). Dengan fasilitas serta kondisi lingkungan kerja yang buruk, para pekerja dituntut untuk dapat meyelsaikan pekerjaan untuk memenuhi target pemesanan (bahkan tangan para pekerja menjadi lecet dan menghitam). Hampir 24000 pekerja mengundurkan diri, namun dengan dampak seperti ini tidak membuat perusahaan lebih memerhatikan pekerjanya dan menjadikan pekerja sebagai prioritas utama.
Berdasarkan kasus diatas menggambarkan dampak psikologis yang mendalam oleh para pekerja. Yakni stress atau bahkan depresi dikarenakan ketidakpuasan mereka terhadap fasilitas serta lingkungan kerja. Seperti halnya identifikasi mengenai stress yang dilakukan oleh Kreitner dan Kinici (2004) yakni bahwa stres merupakan respon adaptif yang dipengaruhi oleh karakteristik individual dan atau proses psikologis yaitu akibat dari tindakan, situasi, atau kejadian eksternal yang menyebabkan tuntutan fisik dan atau psikologis terhadap seseorang. Sehingga menurunkan motivasi mereka dalam bekerja, dan membuat
mereka melakukan tindakan yang fatal seperti itu. Dan menurut Dr.Hans Selye dalam buku Psikologi Industri dan Organisasi oleh Ashar Sunyoto Munandar,Stress adalah satu abstraksi,orang tidak dapat melihat pembanngkit stress yang dapat dilihat ialah akibat dari pembangkit stress. Faktor- faktor yang mempengaruhi para buruh PT. Foxconn menjadi stress dan melakukan hal nekat tersebut yaitu dikarenakan bertambahnya tanggung jawab tanpa adanya penambahan upah atau gaji, sehingga mengakibatkan hubungan mereka dengan atasan menjadi buruk (Palupi, 2003). Selain itu juga dapat dikaitkan dengan teori kebutuhan Masslow, para pekerja tidak dapat memenuhi kebutuhan hierarki mereka, seperti halnya pengahargaan dan keamanan dalam bekerja. Pihak perusahaan tidak memikirkan kesehatan bahkan keselamatan mereka dengan lingkungan kerja yang baik. Sehingga membuat para pekerja merasa tidak diperhatikan.

Penyelesaiian terhadap kasus ini ialah dengan merundingkan dan mendengarkan keluhan para pekerja. Berdasarkan keluhan-keluhan tersebut maka perlu dilakukannya perbaikan terutama pada lingkungan serta tata cara bekerja yang baik. Kiranya pekerja juga diberikan pelatihan sebelum mereka melakukan suatu pekerjaan  baru yang sebelumnya tidak pernah mereka kerjakan. Hal tersebut dilakukan agar dapat memotivasi para pekerja dan membuat mereka merasa diperhatikan dan diperdulikan oleh perusahaan. Tujuan dari pelatihan (Sikula,1976 dalam buku Psikologi Industri dan Organisasi oleh Ashar Sunyoto Munandar) yaitu meningkatkan produktifitas,meningkatkan mutu,meningkatkan ketepatan dalam perencanaa SDM,meningkatkan semangat kerja,menarik dan menahan tenaga kerja yang baik,menjaga kesehatan dan keselamatan kerja,menghindari keusangan,dan menunjang pertumbuhan pribadi. Sehingga kedua pihak yaitu pekerja dan perusahaan sama-sama mendapat hasil yang positif. Berdasarkan pengertian motivasi yaitu suatu kekuatan potensial yang ada didalam diri manusia yang dapat dikembangkannya sendiri atau dapat dikembangkan dari sejumlah kekuatan dari luar yang ada berkisar sekitar imbalan materi dan non materi yang dapat mempengaruhi hasil kerjanya (Winardi, 2001). Selain itu pula bagi pihak perusahaan yakni PT. Foxconn itu sendiri harus memotivasi para karyawannya lainnya (selain parah buruh) untuk dapat mengarahkan daya dan potensi mereka agar mau berkerjasama secara produktif untuk mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan yakni memenuhi target produksi yang maksimal (Hasibuan, 2001). Jadi menurut saya perlu adanya rasa peduli terhadap pekerja,memprioritaskan pekerja dan melihat apa yang mereka butuhkan. Karna bagaimanapun mereka adalah bagian dari perusahaan dan sudah sewajibnya dijaga keselamatan dan kesejahteraannya.

Senin, 12 Oktober 2015

Psikologi Management-Job Desk

Diposting oleh Unknown di 08.55 0 komentar
Human Resource Development
Posisi HRD merupakan bagian terpenting dalam perusahaan, karena berkaitan erat dengan sumber daya
manusia bagi perusahaan. Sehingga tak jarang HRD mendapatkan otoritas tinggi dan dominan di manajerial
perusahaan dalam mengambil kebijakan untuk karyawannya namun tentu saja hal tersebut sudah menjadi
Job Deskripsi HRD.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB HRD
Tugas seorang HRD berhubungan dengan sumber daya manusia, maka seorang HRD harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Berikut ini tugas dan tanggung jawab HRD :
1. Bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Dalam hal ini termasuk
perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sumber daya manusia dan pengembangan kualitas sumber
daya manusia.
2. Membuat sistem HR yang efektif dan efisien, misalnya dengan membuat SOP, job description, training and development system dll.
3. Bertanggung jawab penuh dalam proses rekrutmen karyawan, mulai dari mencari calon karyawan,
wawancara hingga seleksi.
4. Melakukan seleksi, promosi, transfering dan demosi pada karyawan yang dianggap perlu.
5. Melakukan kegiatan pembinaan, pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan
pengembangan kemampuan, potensi, mental, keterampilan dan pengetahuan karyawan yang sesuai
dengan standar perusahaan.
6. Bertangggung jawab pada hal yang berhubungan dengan absensi karyawan, perhitungan gaji, bonus
dan tunjangan.
7. Membuat kontrak kerja karyawan serta memperbaharui masa berlakunya kontrak kerja.
8. Melakukan tindakan disipliner pada karyawan yang melanggar peraturan atau kebijakan perusahaan.

KRITERIA SEORANG HRD (HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT)
Anda sudah membaca tugas dan tanggung jawab HRD di atas, untuk menjalankan tugas-tugasnya seorang HRD harus memenuhi beberapa kriteria berikut ini :
1. Memiliki jiwa kepemimpianan yang baik
2. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik
3. Dapat menterjemahkan strategi perusahaan dalam bentuk kebijakan HR yang tepat.
4. Dapat mengelola perubahan-perubahan yang terjadi di perusahaan secara efektif.
5. Seorang HRD harus memiliki business knowledge yang baik.
6. Seorang HRD harus memiliki kemampuan dapat mempengaruhi dan memahami orang lain.
7. Memiliki kemampuan khusus, seperti dapat mengoperasikan alat tes psikologi, memahami
undang-undang ketenagakerjaan, sistem penggajian dll.
8. Memiliki pengetahuan mengenai prosedur dan proses rekrutmen.

http://www.jobdesc.net/job-desc/tugas-tanggung-jawab-dan-job-deskripsi-hrd.html

Gambaran Seorang Sekretaris
URAIAN TUGAS SEKRETARIS
Seorang sekretaris merupakan fungsi pekerjaan yang memiliki multi tugas. Tugas seorang sekretaris sangat
bervariasi dan bermacam-macam. Berikut ini uraian tugas sekretaris :
1. Memfilter informasi dan sebagai sumber informasi bagi pimpinan dan menjalankan tugas, fungsi dan
tanggungjawabnya.
2. Mengatur aktivitas perusahaan, mulai dari administrasi hingga human relations (HR).
3. Menjadi perantara pihak-pihak yang ingin berhubungan dengan pimpinan.
4. Menjadi mediator pimpinan dengan bawahan.
5. Memberikan ide-ide sebagai alternatif pemikiran pimpinan.
6. Pemegang rahasia penting pimpinan yang berkaitan dengan perusahaan.
Uraian Tugas Sekretaris di atas merupakan tugas secara umum seorang sekretaris kepada pimpinannya.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEORANG SEKRETARIS
Banyaknya tugas seorang sekretaris, berikut ini kami klasifikan dalam beberapa macam :
1. Tugas Rutin : Tugas rutin misalnya, surat menyurat, pengetikan, filling, menerima tamu, telepon, telegram,
menyimpan arsip-arsip penting.
2. Tugas Intruksi : Tugas intruksi misalnya, membuat jadwal pertemuan dan perjanjian dengan teman relasi
maupun kegiatan lainnya, persiapan dan penyelenggaraan rapat.
3. Tugas Kreatif: Tugas kreatif misalnya, dokumentasi, mengatur ruang pimpinan, mempersiapkan pidato dan
presentasi, mengirim ucapan pada relasi maupun klien.
KRITERIA SEORANG SEKRETARIS
Seorang sekretaris perusahaan merupakan salah satu cerminan citra perusahaan. Menjadi seorang sekretaris
paling tidak harus memenuhi beberapa kriteria berikut ini
1. Memiliki kemampuan komunikasi baik
2. Dapat bertanggungjawab pada semua tugas-tugasnya
3. Bisa menjaga rahasia dan dapat dipercaya
4. Harus bisa berbahasa asing
5. Mengikuti kemajuan teknologi
6. Memiliki etika yang baik, baik dalam bicara, duduk, makan dll
7. Bisa berbicara di depan umum

http://www.jobdesc.net/job-desc/tugas-dan-job-deskripsi-sekretaris.html

Marketing Manager
Bila Anda menduduki posisi sebagai manajer pemasaran di dalam sebuah perusahaan, idealnya Anda mengetahui secara teoritis apa saja yang menjadi tugas dan wewenang seorang manajer pemasaran.
Ini untuk membantu agar Anda bisa bekerja secara professional di dalam perusahaan. Secara umum, manajer pemasaran di dalam sebuah perusahaan memiliki fungsi untuk:
1. Bertanggungjawab atas seluruh kegiatan, kinerja dan prosedur-prosedur yang dipergunakan.
2. Bertanggungjawab atas seluruh kinerja, kebijakan dan prosedur-prosedur manajemen pemasaran, penjualan dan promosi hubungannya dengan sistem dan mekanisme perusahaan dan sumber daya manusia pada umumnya.
3. Bertanggungjawab atas pengembangan sistem dan mekanisme manajemen pemasaran, penjualan dan promosi secara umum.
4. Bertanggungjawab terhadap penelitian dan pengembangan yang berhubungan dengan kualitas
keseluruhan kinerja perusahaan.
Sementara untuk tugas dari seorang manajer pemasaran adalah sebagai berikut:
1. Membuat, merumuskan, menyusun, menetapkan konsep dan rencana umum perusahaan, mengarahkan dan memberikan kebijakan/keputusan atas segala rancang bangun dan implementasi manajemen pemasaran,
penjualan dan promosi ke arah pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.
2. Mengarahkan karyawan untuk meningkatkan seluruh sumber daya yang ada secara optimal bagi kepentingan perusahaan.
3. Memberikan kemampuan profesional secara optimal bagi kepentingan perusahaan.
4. Menyusun, mengatur, menganalisis, mengimplementasi dan mengevaluasi manajemen pemasaran, penjualan dan promosi secara bertanggungjawab bagi perkembangan dan kemajuan perusahaan.
5. Melakukan pengawasan dan pengendalian atas seluruh kinerja manajemen pemasaran, penjualan dan promosi bagi kepentingan perusahaan.
6. Menciptakan suasana tenang, damai dan enerjik terhadap seluruh aktivitas perusahaan.
7. Mengarahkan seluruh karyawan untuk bekerja secara profesional, efisien dan efektif.
8. Merealisasikan dan melaksanakan rencana-rencana serta prosedur-prosedur yang diterapkan melalui
pendelegasian wewenang pada departemen pemasaran, penjualan dan promosi, yang berada di bawah
tanggungjawabnya.
9. Membuat laporan kegiatan kepada Direktur Utama setiap 1 (satu) bulan sekali sebagai pertanggungjawaban seluruh aktivitas manajemen pemasaran, penjualan dan promosi.
10. Mengadakan pengawasan terhadap seluruh kinerja departemen pemasaran, penjualan dan promosi.
11. Menciptakan konsep dasar, kerangka dan prosedur departemental berdasarkan kebutuhan dan konsep yang diajukan oleh departemen pemasaran, penjualan dan promosi.
12. Memastikan dan mengawasi aplikasi dari setiap aspek organisasi, penerima motivasi manajemen pemasaran, penjualan dan promosi, menyatu dengan sasaran strategi perusahaan dan memberikan sumbangan terhadap berhasilnya pencapaian sasaran-sasaran.
13. Membuat, menyusun dan menetapkan rencana kerja dan pelaporan yang mencakup hal-hal: Bahan-bahan laporan meliputi, Kelengkapan data, Rekapitulasi kerja, Rencana kerja, Evaluasi hasil, Informasi-informasi lain. Prosedur laporan meliputi; Membuat laporan perencanaan untuk melengkapi, menambah dan memper baiki hasil dari suatu data maupun evaluasi, Menyusun suatu laporan berkala, dari bawah ke atas disesuaikan dengan kebutuhan data, Bila dianggap perlu menyusun suatu laporan khusus yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak.
14. Memelihara sistem pertanggungjawaban guna kepentingan perusahaan.
15. Memelihara sistem pertanggungjawaban perusahaan guna kepentingan manajemen pemasaran, penjualan dan promosi dalam pemeriksaan pengeluaran oleh perusahaan.
Di dalam menjalankan kerjanya, seorang manajer pemasaran memiliki beberapa kewjiban dan tanggung jawab, yakni sebagai berikut:
1. Membuat laporan berkala kepada Direktur Utama atas seluruh kinerja manajemen pemasaran, penjualan dan promosi.
2. Memberikan hasil yang signifikan terhadap perkembangan dan kemajuan perusahaan.
3. Memperhatikan kesejahteraan sosial dan ekonomi karyawan dan keluarganya
4. Mengelola keuangan perusahaan secara efektif dan efisien
5. Mentaati seluruh kebijakan dan prosedur yang ditetapkan perusahaan
Lalu bagaimana sebenarnya kualifikasi dari seorang manajer pemasaran di sebuah perusahaan yang ideal? Berikut ini beberapa criteria yang biasanya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan:
1. Pendidikan: Perguruan Tinggi (S-1)
2. Pengalaman: Minimal 1 (satu) tahun dalam bidangnya.
3. Kemampuan: Menguasai dasar-dasar ilmu pemasaran, penjualan, promosi, advertising, administrasi,
entertainment, perfilman, broadcasting, photography, keuangan, urusan umum, komputer dan pembukuan. Dapat membuat, menyusun dan mengerjakan konsep dan kerangka kerja yang berhubungan dengan penjadwalan, aplikasi, pengawasan dan pengembangan. Mampu merencanakan, mengadakan dan mengatur negosiasi dengan pihak-pihak lain. Mampu dan aktif berbahasa Inggris
4. Kecekatan dan Kecermatan: Dapat memprediksi dan mengestimasi variabel resiko dan peluang.
5. Kepemimpinan: Dapat memimpin bawahan dengan baik dalam rangka melaksanakan pekerjaannya.
6. Prakarsa: Memiliki prakarsa yang berkaitan dengan tugas terhadap bawahannya.
7. Analisa: Memiliki kemampuan menganalisa kinerja pemasaran, penjualan dan promosi dengan baik dalam
rangka pelaksanaan tugas dan pengawasan. Pengalaman terkadang menjadi hal paling penting yang
diperhatikan oleh perusahaan. Sebab pemasaran adalah hal yang sangat vital di dalam sebuah unit perusahaan. Tanpa pemasaran yang bagus maka omset perusahaan akan terganggu.Sebaliknya manajemen pemasaran yang kreatif akan menambah nilai jual dari barang produksi. Banyak orang memikirkan bagaimana melakukan inovasi terhadap produk, tapi lupa melakukan inovasi mengenai teknik
pemasaran. Padahal jika keduanya dilakukan, akan dapat menghasilkan omset perusahaan yang sangat besar.


http://ahlimanajemenpemasaran.com/2014/06/job-description-atau-job-des-manajer-pemasaran-marketing-manager/

Selasa, 06 Oktober 2015

PSIKOLOGI MANAGEMENT

Diposting oleh Unknown di 09.19 0 komentar
Halo yang lagi baca blog gue,jadi gini kemaren tanggal 29 september 2015 gue baru dapet mata kuliah psikologi management and dapet tugas buat nge-review apa yang udah disampaikan. Nah,berikut ulasannya ya,check this one out guys!   Kalian tahu gak apa itu psikologi management? Psikologi management adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara untuk mengatur (me-manage) sumbar daya (Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Informasi, Sumber Daya Fisik, Sumber Daya Keuangan, Sumber Daya Alam) yang ada supaya sesuai dengan kebutuhan. Kaitanya dengan psikologi yaitu kita bisa mengetahui bahwa SDM (Sumber Daya Manusia) itu paling penting. Pada dasarnya, ilmu psikologi itu kan memang berpusat pada manusia,jadi mampu mengintervensi (semacam menganalisa) berbagai faktor internal manusia misalnya motivasi, sikap kerja, keterampilan, dan lainnya dengan macam-macam teknik/metode, sehingga tercapainya kinerja SDM yang tinggi untuk produktivitas perusahaan. Berikutnya beberapa pengertian menurut para ahli: pertama ada Stoner yang mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama. Lalu James D mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. Yang ketiga Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Dan yang terakhir ada Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. Organisasi dalam bidang industry dapat dipandang sebagai sistem terbuka (contohnya menerima masukan),misal dalam industry tersebut ada 3 proses yaitu input-proses-output nah dalam bagian proses itu pasti mengolah apa yang diterima sesuai dengan prosesnya. Sistem organisasi dalam bidang industry juga dilingkupi  oleh suatu batas system,misalnya dalam bagian input tugasnya hanya menerima saja bukan untuk memproses atau mendistribusikan sesuatu yang dihasilkan. Management juga mempunyai 4 fungsi yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), pengawasan dan pengendalian (controlling). Perencanaan itu adalah proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi, jadi dalam perencanaan kita sudah menyusun dan merancang apa yang akan kita lakukan kedepannyan(Menetapkan target, Merumuskan strategi, Menentukan sumber daya, Menetapkan standar/indikator keberhasilan) untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Dalam pengorganisasian,proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi jadi tugas nya adalah Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan, Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab, Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja, Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat. Dalam fungsi pengarahan ada proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi, jadi pekerjaan tidak terbengkalai dan jelas sesuai kemampuan dan tugas masing-masing. Yang dilakukan dalam megimplementasi adalah Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan, Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan, Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan. Yang terakhir ada proses pengawasan,yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi. Lalu yang dilakukan dalam proses ini adalah Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan, Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan, Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis. Dalam psikologi management, komunikasi itu sangat penting. Terutama dalam penyampaian berita maupun informasi dari pemberi informasi kepada penerima informasi. Sering kali seseorang salah mengartikan pesan yang diterima misalnya dalam membaca pesan singkat (SMS),persepsi tiap orang berbeda dan itu lah yang menyebabkan sering nya miss-communication maka dari itu bicara langsung lebih efektif. Ada juga unsur komunikasi sebagai berikut: Adanya pengirim berita, Penerima berita, Berita yg dikirim (Fakta dan informasi, Emosi, Fakta yg bercampur emosi), Media pengiriman. Well that’s my review,thank you for reading. Semoga bermanfaat ya 
 

XOXO -KISSES and HUG- Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei