Rabu, 04 Juni 2014

Hubungan Antara Ekologi dan Ilmu lainnya (Psikologi)

Diposting oleh Unknown di 01.27 0 komentar
Hubungan Antara Ekologi dan Ilmu lainnya (Psikologi)
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah
“Matematika dan ilmu alamiah dasar (softskill)”
Dosen Pengampu:
Sidik Lestiyono
                                                       


Disusun Oleh:

CLAUDYA                11513958

Kelas 1PA08

Fakultas Psikologi










KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala rahmatnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tanpa suatu halangan apapun.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah ”Matematika & Ilmu Alamiah Dasar” yang diberikan oleh dosen pengampu.
Ucapan terima kasih saya sampaikan untuk keluarga saya dan rekan-rekan sekalian yang telah memberikan dorongan kepada saya, sehingga makalah Hubungan antara ekologi dan ilmu lainnya (psikologi) ini dapat saya selesaikan.
Meskipun demikian saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna menyempurnakan makalah ini.
Demikian sepatah kata dari saya, semoga makalah ini bermanfaat untuk penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.


Depok, Juni 2014

    Penulis





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dalam pandangan historis, ekologi tidak begitu jelas. Ini disebabkan karena perkembangannya yang berangsur-angsur. Catatan Hipocratus, Aristoteles, dan filosof lainnya, merupakan naskah kuno yang berisi rujukan tentang masalah-masalah ekologi, meskipun tidak menggunakan nama ekologi. Baru pada abad ke-16 dan 17 yang timbul dari natural history yang kemudian berkembang menjadi satu ilmu yang sistematik, analitik, dan obyektif mengenai hubungan organisme dan lingkungan yaitu EKOLOGI. Nama tersebut baru dikemukakan oleh seorang ahli biologi Jerman yang bernama Earns Haeckel (1834-1919) pada tahun 1860.
Sebelum itu, banyak orang besar dari kebangunan biologi abad ke-18 telah menyumbang kepada pokok persoalannya walaupun etiket “ekologi” tidak digunakan. Misalnya: Anton van Leeuwenhoek, yang lebih dikenal sebagai ahli mikroskop perintis dari awal tahun 1700 juga mempelopori pengkajian “rantai-rantai makanan” dan “pengaturan populasi”, dua bidang penting dalam ekologi mutakhir.
Sekitar tahun 1900, ekologi diakui sebagai suatu disiplin ilmu dan berkembang terus dengan cepat. Apalagi saat dunia sangat peka terhadap masalah lingkungan dalam mengadakan dan memelihara mutu manusia. Ekologi merupakan cabang ilmu yang mendasarinya dan selalu berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Ekologi?
2.      Apa pengertian Psikologi?
3.      Bagaimana hubungan Ekologi dengan Ilmu-ilmu lainnya?
4.      Bagaimana hubungan Ekologi dengan Psikologi?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui pengertian ekologi
2.      Untuk mengetahui pengertian psikologi
3.      Untuk mengetahui hubungan ekologi dengan ilmu-ilmu lainnya
4.      Untuk mengetahui hubungan ekologi dengan Psikologi


























BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Ekologi
ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. ekologi juga bisa di katakn terjadinya perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain dalam lingkingannya.
   pelopor ilmu ekologi adalah seorang ahli biologi dari jerman yang bernama Ernest Haikel kata ekologi berasal dari bahasa yunani oikos yang berarti rumah dan logos berarti ilmu, sehingga secara harpia ekologi berarti ilmu tentang makhluk hidup dalam lingkungan. Secara harfiyah Ekologi adalah pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Ekologi merupakan ilmu pengetahuan tentang hubungan antara organisme dan lingkungannya. Atau ilmu yang mempelajari pengaruh faktor lingkungan terhadap jasad hidup. Ada juga yang mngatakan bahwa ekologi adalah suatu ilmu yang mencoba mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang, dan manusia dengan lingkungannya di mana mereka hidup, bagaimana kehidupannya, dan mengapa berada di tempat tersebut. Ekologi merupakan salah satu cabang Biologi yang hanya mempelajari apa yang ada dan apa yang terjadi di alam dengan tidak melakukan percobaan.
Menurut Odum (1971) ekologi mutakhir adalah suatu studi yang mempelajari struktur dan fungsi ekosistem atau alam di mana manusia adalah bagian dari alam. Struktur di sini menunjukan suatu keadaan dari sistem ekologi pada waktu dan tempat tertentu termasuk kerapatan atau kepadatan, biomas, penyebaran potensi unsur-unsur hara (materi), energi, faktor-faktor fisik dan kimia lainnya yang mencirikan sistem tersebut. Sedangkan fungsinya menggambarkan sebab-akibat yang terjadi dalam sistem. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian bagaimana fungsi organisme di alam.



Pengertian Psikologi
           Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.

Hubungan Ekologi dengan Ilmu-ilmu lainnya
-          Ekologi Dalam Sejarah
Terkait pengertian ekologi, berdasarkan kajian sejarah, tokoh yang sangat berperan adalah Ernest Haeckel. Ia adalah seorang ilmuan Biologi yang berasal dai Jerman. Ia merumuskan bahwa dalam kajian ilmiah, ekologi sebagai ilmu telah diaplikasikan sejak dahulu kala dan semakin berkembang seiring dengan perjalanan waktu dan juga selaras dengan evolusi akal manusia. Jika didasarkan pada perkembangan tersebut, maka ekologi dibagi ke dalam dua kategori yakni Enviromental Science dan juga Enviromental Biology. Dalam lingkup pengertian ekologi, kita bisa menyimpulkan bahwa ia dalah dasar dari semua pokok ilmu lingkungan, karena itu ia sering juga disebut dengan istilah Ilmu Lingkungan. Meski demikian, ekologi sebenarnya memiliki cakupan yang lebih sempit ketimbang ilmu lingkungan. 

-          Ekologi dalam Fisika dan Kimia
Masih dari pengertian ekologi yang disebutkan sebelumnya, kita bisa menyimpulkan bahwa ilmu ini tidak mungkin lepas dari ilmu lainnya. Ekologi terkait dengan ilmu alam seperti fisika. Sebab ekologi juga mencakup faktor fisik seperti misalnya suhu, cahaya dan hal lain yang juga dipelajari dalam Fisika. Ekologi juga tertaut dengan ilmu Kimia juga ilmu bumi antariksa. Dalam kaitannya dengan ilmu kimia, ekologi menganalisa proses sintesis juga peristiwa kimia yang terjadi dalam tubuh organisme. Sementara itu, sama dengan kajian ilmu antariksa, ekologi juga mempelajari musim, perubahan dari siang ke malam, sedimentasi dan lain-lain. Lebih lanjut, jika merunut pada ekosistem, maka ekologi juga terkait dengan ilmu sosial sebab ia juga membahas populasi dan komunitas dari organisme.

-          Ekologi dalam Politik
Ekologi menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk gerakan konservasikesehatan, lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang.  Saat semuanya digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut gerakan hijau. Umumnya, mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia dan prioritas politik, seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia dan keharmonisan sosial, dan ekonomi yang lebih baik. Orang yang memiliki kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah mengatur ke dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi. Seringkali argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang dilakukan akademisi juga.

-          Ekologi dalam Ekonomi
Banyak ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi manusia:
a.       Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.
b.      Mike Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah, yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk bebas".
Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya, namun susah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi, dan ekonomi mengabaikannya salah. "Modal alam" ialah 1 contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu.

Hubungan Ekologi dengan Psikologi
           Ekologi mempunyai hubungan dengan ilmu psikologi terutma psikologi lingkungan. Psikologi lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia bedasarkan pengaruh lingkungannya, baik lingkungan sosial, dan lingkungan alam. Jadi, hubungan antara ilmu ekologi dengan ilmu psikologi lingkungan sudah cukup jelas, yaitu dimana psikologi lingkungan mempelajari perilaku manusia berdasrkan lingkungannya.
           Sebagai contoh ketika terjadi banjir yang merusak ekosistem tentu saja ada perubahan perilaku manusia atau yang menjadi korban, bisa saja terjadi trauma akibat banjir yang terjadi.



BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Pengertian ekologi secara harfiyah adalah suatau disiplin ilmu yang mempelejari hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Sedangkan golongan individu-individu tersebut dari setiap spesies organisme disebut populasi. Kenudian populasi-populasi yang menempati suatu daerah tertentu membentuk suatu komunitas. Selanjutnya ekosistem yang meupakan sistem yang terbentuk akibat interaksi komunitas tersebut dengan tempat mereka hidup (lingkungan).

DAFTAR PUSTAKA


DAMPAK IPTEK DIKEHIDUPAN MANUSIA

Diposting oleh Unknown di 00.47 0 komentar
Dampak iptek dikehidupan manusia

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah
“Matematika dan ilmu alamiah dasar”(softskill)
Dosen Pengampu:
Sidik Lestiyono



 

Disusun Oleh:

CLAUDYA                11513958

Kelas   1PA08

Fakultas Psikologi






KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala rahmatnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tanpa suatu halangan apapun.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah ”Matematika & Ilmu Alamiah Dasar” yang diberikan oleh dosen pengampu.
Ucapan terima kasih saya sampaikan untuk keluarga saya dan rekan-rekan sekalian yang telah memberikan dorongan kepada saya, sehingga makalah Hubungan Psikologi Dengan Ilmu Alamiah Dasar ini dapat saya selesaikan.
Meskipun demikian saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna menyempurnakan makalah ini.
Demikian sepatah kata dari saya, semoga makalah ini bermanfaat untuk penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.


Depok, Juni 2014



      Penulis







BAB I
PENDAHULUAN

A.             LATAR BELAKANG
Perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

B.              RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud dengan IPTEK?
2.      Apa dampak positif dan negative dari IPTEK dalam berbagai bidang?

C.              TUJUAN
1.      Mengetahui pengertian dari IPTEK
2.      Mengetahui dampak positif dan negative dari IPTEK dalam berbagai bidang



















BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Pengertian IPTEK
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK sangat berdampak besar pada segala aspek kehidupan manusia, karena pada dasarnya fungsi dasar IPTEK adalah untuk membanu manusia dalam mengerjakan kegiatan manusia di kehidupan sehari-hari. 
Ilmu pengetahuan (science) adalah suatu objek, ilmiah yang memiliki sekelompok prinsip, dalil, rumus yang melalui percobaan yang sistemetis dilakukan berulang kalitelah teruji kebenarannya, prinsip-prinsip, dalil-dalil dan rumus-rumus mana dapat diajarkan dan dipelajari (Menurut Sondang Siagian). Sedangkan Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
 Teknologi adalah produk ilmu pengetahuan. Ilmu dalam bidang IPA dan pemanfaatannya dapat kita bedakan dalam IPA dasar atau murni, IPA terapan, dan teknologi. IPA dasar, IPA terapan, dan teknologi mengkaji bahan pokok yang sama, yaitu alam. Perbedaan ketiganya terletak pada aspek yang dikajinya. Menurut Amor et al. (1988) ilmuwan IPA dasar mencoba untuk memahami bagaimana alam bekerja. Sedangkan ilmuwan IPA terapan mencoba mencari cara untuk mengendalikan cara alam bekerja. Ahli teknologi memanfaatkan penemuan IPA dasar dan IPA terapan untuk membuat alat guna mengendalikan cara alam bekerja. Menurut White & Frederiksen (2000) IPA dapat dipandang sebagai proses untuk membentuk hukum, model, dan teori yang memungkinkan orang untuk memprediksi, menjelaskan, dan mengendalikan tingkah laku alam.
Sementara Schon mengartikan teknologi adalah suatu cara dan suatu proses untuk membuat sesuatau yang dapat mengembangkan keterampilan manusia. Dalam kaitan ini teknologi merupakan kekuatan otonom yang mampu mengubah kehidupan manusia. Akan tetapi, teknologi juga dapat menambah dan memperbanyak kemampuan dan kekuasaan/kekuatan manusia. Jadi, dengan teknologi manusia dapat dipengaruhi/dikuasai oleh teknologi. Ciri-ciri teknologi antara lain rasionalisasi, tidak alami (artificial) dan otomatis universal.





2.2. Dampak positif dan negative dari IPTEK dalam berbagai bidang

Iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan. Dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan iptek dilihat dari berbagai bidang: 

1.    Bidang Informasi dan Komunikasi
  Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi
     bagian manapun melalui  internet.
  Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
     melalui handphone.
  Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain. 

2.   Bidang Ekonomi dan Industri
  Kemajuan iptek akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek
   teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang
   berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia
   ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin
   penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang
   memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik
   sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi,
   dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.

3.    Bidang Sosial dan Budaya
    Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin
     besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan
     maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya
     merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for
     Women: From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt
      (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin
      banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur,
      menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.

           4.  Bidang Pendidikan
   Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
    pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu
    pengetahuan.

5.   Bidang Politik
   Timbulnya kelas menengah baru. Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan
     mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup
     mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat
     diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik
     dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.


 Dengan adanya perkembangan IPTEK menusia  mendapatkan berbagai kemudahan dalam melaksanakan kegiatannya sehari-hari. Setiap orang memanfaatkan alat komunikasi langsung jarak jauh seperti  penggunaan HP untuk berhubungan dengan orang lain yang berjauhan. Selain itu berbagai kegiatan yang pada awalnya dilakukan dengan menggunakan banyak tenaga manusia untuk mengerjakannya, kini dengan adanya perkembangan IPTEK semua itu dapat teratasi dengan penggunaan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan waktu yang relative lebih cepat dari pada menggunakan tenaga manusia secara manual.
          Beberapa dampak positif dan negatif dari perkembangan Teknologi terkait dengan dunia Pendidikan yaitu ;
a.  Dampak Positif
      1.   Munculnya Media Massa, khususnya Media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan, seperti jaringan internet. Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga siswa dalam belajar tidak perlu terlalu terpaku terhadap informasi yang diajarkan oleh guru, tetapi juga bisa mengakses materi pelajaran langsung dari internet, oleh karena itu guru disini bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing siswa untuk mengarahkan dan memantau jalannya pendidikan, agar siswa tidak salah arah dalam menggunakan Media Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.      
      2.   Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga  menggunakan jasa pos Internet dan lain-lain.
      3.   Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan Teknologi.Dulu, ketika orang melakukan sebuah penelitian, maka untuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh harus dianalisis dan dihitung secara manual. Namun setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media teknologi, seperti Komputer, yang dapat mengolah data dengan memanfaatkan berbagai program.
      4.   Pemenuhan  Kebutuhan akan Fasilitas Pendidikan dapat Dipenuhi dengan Cepat Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal dan bahan yang harus dipersiapkan, salah satu contoh, yaitu ;
a.    penggandaan soal ujian, dengan adanya mesin foto copy untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak tentu membutuhkan  waktu yang lama untuk mengerjakannya kalau dilakukan secara manual. Tapi dengan perkembangan teknologi semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu yang singkat.

b.    Dampak Negatif
Disamping dampak positif yang ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK, juga akan muncul dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, antara lain ;
1.   Siswa menjadi malas belajar
 Dengan adanya peralatan yang seharusnya dapat memudahkan siswa dalam belajar, seperti laptop dengan jaringan internet, ini malah sering membuat siswa menjadi malas belajar, terkadang banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk internetan yang hanya mendatangkan kesenangan semata, seperti  ; Facebook, Chating, Twitter dan lain-lain, yang semuanya itu tentu akan berpengaruh terhadap minat belajar siswa.
2.   Kerahasiaan alat tes untuk pendidikan semakin terancam
Selama ini sering kita melihat dan mendengar di siaran TV, tentang adanya kebocoran soal ujian, ini merupakan salah satu akibat dari penyalahgunaan teknologi, karena dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka dengan mudah dapat mengakses informasi dari satu daerah ke daerah lain, inilah yang dilakukan oleh oknum untuk melakukan penyelewengan terkait dengan kebocoran soal ujian,  sehingga kejadian ini sering meresahkan pemerintah dan masyarakat.
3.   Adanya penyalahgunaan system pengolah data yang menggunakan Teknologi.
Dengan adanya pengolahan data dengan system Teknologi, sering akli kita temukan adanya terjadi kecurangan dalam melakukan analisis data hasil penelitian yang dilakukan oleh siswa dan bahkan mahasiswa, ini mereka lakukan untuk mempermudah kepentingan pribadi, dengan mengabaikan hasil penelitian yang dilakukan.










BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Dari pembahasan mengenai keterkaitan IPA dan teknologi dalam kehidupan manusia yang telah diuraikan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah diperlukan keberadaanya oleh manusia untuk membantu memenuhi kebutuhannya. Banyak hal yang telah tercipta dari adanya IPTEK ini seperti alat komunikasi, transportasi, kemajuan dalam bidang pertanian, kesehatan, dll. Manusia khususnya ilmuan tidak hanya menciptakan teknologi untuk sarana pemenuhan kebutuhan, namun juga menciptakan teknologi tersebut untuk kemanusiaan.
Akan tetapi, tentu segala hal yang ada di dunia ini memiliki dampak positif dan negatif, seperti halnya IPTEK. Dampak positif adanya IPTEK yaitu manusia semakin mudah untuk bekerja, mengolah SDA dan melakukan apapun untuk memperoleh apa yang ia butuhkan untuk kelangsungan hidupnya. Namun, dampak negatif dari adanya IPTEK ini salah satunya ialah banyaknya terjadi kriminal dan kejahatan yang diakibatkan kemajuan teknologi yang ada sekarang. Keterkaitan yang terjadi antara IPTEK dengan SDA yaitu adanya hubungan timbal-balik dan sebab-akibat. Dengan demikian, peran manusia sangatlah penting untuk memanfaatkan IPTEK dan SDA yang ada dengan baik tanpa merusak keduanya.


DAFTAR PUSTAKA



 

XOXO -KISSES and HUG- Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei