Psikologi Sumber Daya Manusia dan
Management Sumber Daya Manusia
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah
“Psikologi
Manajemen”
Dosen Pengampu:
Rizki Intansari Nugraheni
Disusun
Oleh :
CLAUDYA 11513958
SEMESTER V
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015
BAB I
PENDAHULUAN
A. Definisi
Psikologi Sumber Daya Manusia
Psikologi sumber daya manusia memberi
perhatian terhadap semua aspek dari penerapan berbagai perbedaan individu. Aamondt (1995) menjelaskan bahwa psikologi industry dan
organisasi dan manajemen sumber daya manusia (human resource) yang professional
termasuk di dalamnya praktik psikologi sumber daya manusia juga melakukan
penelitian pada bidang yang bergerak seperti:
·Teknik penyeleksian kerja
· Analisa tugas
· Tes psikologi dan
kepribadian bagi karyawan
· Evaluasi atau penilaian
kinerja
· Absensi dan
evaluasi kerja
Psikologi sumber daya manusia ini
membuat prinsip-prinsip psikologi pada umumnya, masalah belajar, keturunan dan
lingkungan, segi-segi perkembangan manusia, kepribadian, serta pola penyesuaian
sikap dan prilaku. Diharapkan pada setiap kali tatap muka dapat dikembangkan
catatan, pengalaman, dan kegiatan praktis yang dihadapi saat ini maupun yang
akan datang khususnya dilingkungan pekerjaan, sehingga memudahkan pemahaman
terhadap materi yang diberikan.
B. Definisi Managemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya
merupakan suatu proses untuk menangani berbagai macam masalah pada ruang
lingkup pegawai, karyawan, buruh, manajer serta tenaga kerja yang lainnya guna
menunjang aktivitas organisasi maupun perusahaan demi mencapai sebuah tujuan
yang sudah ditentukan. Unit atau bagian yang umumnya mengurusi SDM yaitu
Departemen Sumber Daya Manusia atau Human Resource Departement (HRD).
Berdasarkan pendapat
dari A.F.Stoner sendiri pengertian manajemen Sumber Daya Manusia merupakan
suatu prosedur berkelanjutan dengan tujuan memasok suatu perusahaan atau
organisasi dengan pegawai atau orang-orang yang benar-benar tepat untuk
menempati jabatan atau posisi ketika organisasi dan atau perusahaan tersebut
membutuhkannya.
Manajemen Sumber Daya
Manusia bahkan menyangkut desain penyusunan karyawan, pengelolaan karir, sistem
perencanaan, pengembangan karyawan, evaluasi kinerja, hubungan ketenagakerjaan
dan kompensasi karyawan yang baik. Manajemen Sumber Daya Manusia melibatkan seluruh
praktik serta keputusan manajemen yang memenuhi secara langsung SDM-nya.
Pengertian Manajemen Sumber Daya Alam menurut para ahli
1.
Melayu SP. Hasibuan
Manajemen SDM
merupakan ilmu sekaligus seni mengatur hubungan serta peranan tenaga kerja agar
efektif dan juga efisien guna membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan
maupun masyarakat.
2.
Henry Simamora
Manajemen SDM
merupakan pendayagunaan, penilaian, pengembangan, pemberian balasan jasa serta
sistem pengelolaan terhadap individu yang merupakan anggota kelompok atau
organisasi bekerja. Manajemen SDM juga berkaitan erat dengan desain dan juga
implementasi sistem perencanaan, personalia, evaluasi kerja, penyusunan,
pengembangan karyawan, kompensasi karyawan serta hubungan perburuhan dengan
mulus.
3.
Achmad S. Rucky
Manajemen SDM
merupakan penerapan secara lebih tepat sekaligus efisiensi di dalam pendayagunaan,
proses akuisisi, pengembangan serta pemeliharaan SDM yang dimiliki oleh sebuah
organisasi secara efektif guna mencapai tingkat pendayagunaan SDM yang optimal
oleh sebuah organisasi dalam mencapai tujuan-tujuannya.
4.
Mutiara S. Panggabean
Manajemen SDM merupakan sebuah proses yang terdiri dari
pengorganisasian, perencanaan, pimpinan serta pengendalian kegiatan-kegiatan
yang berhubungan dengan analisis pekerjaan, pengadaan, evaluasi pekerjaan,
pengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja untuk mencapai
sebuah tujuan yang sudah ditetapkan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.Perbedaan Psikologi Sumber Daya Manusia dan Managamen
Sumber Daya Manusia
Psikologi Sumber Daya Manusia
Psikologi Sumber Daya Manusia
a. Psikologi sumber daya manusia membahas tentang bagaimana
perusahan/ organisasi berbasis pada perilaku, sikap, motivasi, dan karakter
manusia ketika melakukan suatu pekerjaan
b. Dalam psikologi sumber daya manusia membahas teori
mengenai penyedian/ rekrutmen tenaga kerja, pengembangan karyawan, evaluasi
kinerja, efektifitas kerja, dan analusa beban kerja, kepuasan karyawan,
intervensi pengembangan organisasi, kesejahteraan karyawan, dan lain sebagainya
c. Psikologi sumber daya manusia menganalisis bagaimana
seseorang berperilaku dalam berkerja
Sedangkan Manajemen Sumber Daya
Manusia (MSDM):
1. Pada MSDM membahas
tentang perencanaan, pengaturan, pengarahan, dan pengawan terhadap sumber daya
manusia dalam suatu organisasi/ perusahan sehingga mencapai tujuan tertentu
2. Dalam MSDM membahas teori menganai teori manajemen,
pengembangan organisasi, manajemen strategi, perencanaan tenaga kerja, evaluasi
jabatam, manajemen karir, dan lain-lainnya.
3. MSDM mengatur dan mengarahkan SDM pada
misi perusahan, struktur organisasi, mendesain dan mengembangkan SDM dan lain
sebagainya.
B. Tujuan dan fungsi Managamen Sumber Daya Manusia
Tujuan manajemen
sumber daya manusia dalam jangka pendek adalah untuk memperoleh, mempertahankan
dan memotivasi karyawan. Tujuan ‘memperoleh’akan diwujudkan melalui proses rekruitmen yang dilakukan
perusahaan untuk mencari bibit-bibit baru yang diperlukan untuk mencapai tujuan
perusahaan. Tujuan ‘mempertahankan’ dapat diwujudkan melalui berbagai treatment berupa fasilitas, gaji, hingga jaminan bagi mutu kehidupan
karyawan. Terakhir, tujuan‘memotivasi’ dapat
diwujudkan melalui penyelarasan pribadi karyawan dengan situasi kerja yang
dihadapinya.
Tujuan manajemen sumber daya manusia
dalam jangka menengah adalah untuk meningkatkan produktifitas karyawan yang dapat
dinilai melalui meningkatnya kinerja dan berkurangnya tingkat kehadiran
karyawan di kantor. Kedua, tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka
menengah adalah untuk menjamin mutu kehidupan kerja karyawan. Poin ini dapat
dievaluasi dari meningkatnya kepuasan dan keterlibatan karyawan dalam
pekerjaannya. Selain itu, mutu kehidupan kerja karyawan yang baik juga dapat
dinilai melalui berkurangnya tingkat stress karyawan saat bekerja.
Tujuan manajemen sumber daya manusia
dalam jangka menengah yang terakhir adalah menciptakan pribadi karyawan yang
patuh pada aturan dan hukum. Hal ini sangat penting karena masalah hukum yang
dilakukan oleh karyawan mau tak mau akan turut menyeret pihak perusahaan ke
permasalahan tersebut.
Setelah tujuan manajemen sumber daya manusia jangka menengah
terwujud, maka target utama perusahaan adalah mencapai tujuan manajemen sumber
daya manusia dalam jangka panjang. Tujuan manajemen sumber daya manusia dalam
jangka panjang yang paling utama adalah profit. A happy employee relates that happiness to customers, and vice-versa
for unhappy ones. Seorang karyawan yang bahagia akan menunjukkan
perangai yang baik, hal itu tentunya akan turut membuat konsumen merasa senang.
Sebagai dampaknya, angka profit pun meningkat.
Tujuan manajemen sumber daya manusia
jangka panjang yang kedua adalah untuk menciptakan perusahaan yang unggul dan
terus mengalami pertumbuhan. Sama seperti alasan pada tujuan sebelumnya,
seorang karyawan yang bahagia akan menciptakan hasil kerja yang baik. Ketika
hasil kinerja karyawan terus membaik, otomatis perusahaan akan semakin
berkembang menjadi perusahaan yang lebih unggul dari waktu ke waktu.
Secara umum, fungsi manajemen sumber
daya manusia adalah untuk mengatur dan mengelola sumber daya manusia semaksimal
dan seefektif mungkin agar diperoleh kinerja yang maksimal. Sementara itu,
Malayu Hasibuan mengelompokkan manajemen sumber daya manusia ke dalam dua
fungsi yang berbeda, yakni fungsi manajerial dan fungsi operasional. Fungsi
manajerial terbagi menjadi empat, yakni perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing),
dan pengendalian (controlling).
Sedangkan fungsi operasional terbagi menjadi lima, yakni pengadaan tenaga kerja
(procurement), pengembangan (development), kompensasi (compensation), pengintegrasian (integration), dan pemeliharaan (maintenance).
Fungsi
manajerial
- Perencanaan
(Planning) Perencanaan pada manajemen sumber daya manusia berfungsi
membantu perusahaan untuk merencananakan tenaga kerja yang efektif dan efisien
agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perencanaan adalah dasar dari seluruh
fungsi manajemen sumber daya manusia yang lain.
-
Pengorganisasian (Organizing) Pengorganisasian berfungsi membantu perusahaan untuk
menetapkan pembagian dan hubungan kerja antar karyawan. Hal ini sangat penting
untuk meminimalisir adanya tumpang tindih dalam kewajiban pekerja.
- Pengarahan
(Directing) Pengarahan biasanya dilakukan seorang pimpinan kepada para
karyawannya supaya dapat secara bekerja sama secara efektif untuk menyelesaikan
kewajiban dan tugas mereka.
-
Pengendalian (Controlling) Pengendalian merupakan kegiatan yang dilakukan supaya
karyawan tetap menaati peraturan perusahaan saat bekerja. Jika terjadi
penyimpangan, maka harus ada tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki perilaku
karyawan tersebut.
BAB III
KESIMPULAN
Dalam sebuah organisasi terdapat
manajemen sumber daya manusia yang memberikan tentang perencanaan, pengaturan,
pengarahan, dan pengawan terhadap sumber daya manusia dalam suatu organisasi/
perusahan sehingga mencapai tujuan tertentu. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa psikologi memberikan kontribusi dalam berjalannya Manajemen SDM dalam
suatu organisasi atau perusahaan.
Sumber Referensi
http://snelaisnaenh.blogspot.co.id/2015/12/psikologi-manajemen-makalah-perbedaan.html

0 komentar:
Posting Komentar