Selasa, 03 November 2015

psikologi manajemen

Diposting oleh Unknown di 06.21
Pada pertemuan psikologi manajemen tanggal 27-10-15 kemarin materi yang dibahas  adalah Fungsi Perencanaan & Pengoranisasian (Seleksi dan Penempatan,Pelatihan dan Pengembangan). Yang pertama saya akan membahas tentang Seleksi dan Penempatan. Seleksi dan penempatan meupakan fungsi batas dari sistem (jadi hanya calon tenaga kerja yang memiliki ciri2 yang disyaratkan). Cara pengumpulan data untuk menyeleksi calon pekerja yang sesuai syarat ada dua,yaitu Secara mekanikal (data dikumpulkan berdasarkan pedoman/peraturan/prosedur yang telah ditetapkan) dan Secara klinikal (fleksibel/data yang dikumpulkan berbeda tergantung yang menyeleksi). Berikut prosesnya:
·         Tahap I
pencarian calon tenaga kerja (iklan, pendekatan langsung, pengajuan langsung dari tenaga kerja)
·         Tahap II
Tahap 1 : seleksi surat lamaran
Tahap 2 : wawancara awal
Tahap 3 : ujian, psikotes, wawancara
Tahap 4 : penilaian akhir
Tahap5 : pemberitahuan dan wawancara akhir
Tahap6 : penerimaan
Penempatan adalah suatu rekomendasi atau keputusan utk mendistribusikan para calon tenaga kerja pd pekerjaan yg berbeda-beda berdasarkan suatu dugaan tentang kemungkinan dari calon untuk berhasil pada pekerjaan (Munandar, 2001).
Apa perbedaan antara pelatihan dengan pengembangan?ada yang tau? Pelatihan (training) merupakan proses pembelajaran yang melibatkan perolehan keahlian, konsep, peraturan, atau sikap untuk meningkatkan kinerja tenaga kerja (dirancang yang memberikan kesempatan belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang diperlukan pada pekerjaan yang sedang dijalani ) sedangkan Pengembangan (development) diartikan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang Iebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau instansi pendidikan (bertujuan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan. Pengembangan lebih difokuskan untuk jangka panjang).

Tujuan dari pelatihan dan pengembangan secara umum adalah Meningkatkan produktivitas,  Meningkatkan mutu, Meningkatkan ketetapan dalam perencanaan SDM, Meningkatkan semangat kerja, Menarik dan menahan tenaga kerja, Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, Menghindari keusangan, dan Menunjang pertumbuhan pribadi. Kemudian ada lima Prinsip/Teori Belajar yaitu: Reinforcement Theories (orang termotivasi untuk melakukan atau menghindari perilaku karena adanya penguatan dan konsekuensi yang diberikan), Social Learning (proses belajar diperoleh dari observasi orang lain yang kredibel dan berpengetahuan), Goal Theory (perilaku merupakan hasil dari niat dan tujuan seseorang), Need Theories (bagaimana training yang dilakukan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya), Information Processing (penekanan pada proses internal yang terjadi ketika training seperti persepsi, retensi (memori), encoding, dan retrieval). Transfer of training mengacu kepada apakah trainee dapat mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan di dalam training secara efektif dan kontinu kedalam pekerjaannya. Tujuan utama dari transfer of training adalah terjadinya Generalization (kemampuan trainee untuk mengaplikasikan hasil dari training kedalam masalah dan situasi pekerjaan yang diperoleh) dan Maintenance ( proses untuk melakukan secara terus-menerus kemampuan yang diperoleh dari training).  Hal-hal yang dapat mempengaruhi kualitas Transfer of Training adalah Kondisi kerja, Kurangnya dukungan peer, dan kurangnya dukungan manajemen. Tujuan evaluasi adalah untuk Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program, Menilai faktor yang berkontribusi terhadap proses pembelajaran dan konten pelatihan, Identifikasi trainee yang mendapatkan hasil tertinggi atau terendah dari program, Membantu program marketing dengan pengumpulan informasi dari partisipan Menentukan keuntungan dan kerugian finansial program, Membangdingkan keuntungan dan kerugian traning vs. Nontraining, Membangdingkan keuntungan dan kerugian dengan program training lain. Untuk mengevaluasi program training, sebuah perusahaan harus mengidentifikasi hasil atau kriteria yang akan diperoleh dari program training. Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan adalah Reaction Outcomes (persepsi trainee terhadap program),Learning or Cognitive Outcomes (Berkaitan dengan sampai mana trainee familiar dengan prinsip, fakta, teknik, prosedur, atau proses yang ditekankan dalam program),Behavior and Skill Based Outcames (untuk menilai tingkat kemampuan(skills) motorik atau teknis dan perilaku seperti menerima kemampuan baru(Learning), dan menggunakan kemampuan tersebut dalam pekerjaan (Skill transfer)),Affective Outcomes (Berkaitan dengan sikap dan motivasi, seperti motivasi belajar),Result (Menentukan hasil dari program training terhadap perusahaan),Return on Investmen (Membandingkan keuntungan moneter dengan cost yang dilakukan untuk training).

0 komentar:

Posting Komentar

 

XOXO -KISSES and HUG- Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei