Hubungan Antara Ekologi dan Ilmu lainnya (Psikologi)
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah
“Matematika
dan ilmu alamiah dasar (softskill)”
Dosen
Pengampu:
Sidik
Lestiyono
Disusun
Oleh:
CLAUDYA 11513958
Kelas
1PA08
Fakultas
Psikologi
KATA
PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan
kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala rahmatnya, sehingga
saya dapat menyelesaikan makalah ini tanpa suatu halangan apapun.
Makalah ini dibuat untuk
memenuhi tugas mata kuliah ”Matematika & Ilmu Alamiah Dasar” yang diberikan
oleh dosen pengampu.
Ucapan
terima kasih saya sampaikan untuk keluarga saya dan rekan-rekan sekalian yang
telah memberikan dorongan kepada saya, sehingga makalah Hubungan antara ekologi
dan ilmu lainnya (psikologi) ini dapat saya selesaikan.
Meskipun
demikian saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena
itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna
menyempurnakan makalah ini.
Demikian
sepatah kata dari saya, semoga makalah ini bermanfaat untuk penulis pada
khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Depok, Juni 2014
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam
pandangan historis, ekologi tidak begitu jelas. Ini disebabkan karena
perkembangannya yang berangsur-angsur. Catatan Hipocratus, Aristoteles, dan
filosof lainnya, merupakan naskah kuno yang berisi rujukan tentang
masalah-masalah ekologi, meskipun tidak menggunakan nama ekologi. Baru pada
abad ke-16 dan 17 yang timbul dari natural history yang kemudian berkembang
menjadi satu ilmu yang sistematik, analitik, dan obyektif mengenai hubungan
organisme dan lingkungan yaitu EKOLOGI. Nama tersebut baru dikemukakan oleh
seorang ahli biologi Jerman yang bernama Earns Haeckel (1834-1919) pada tahun
1860.
Sebelum itu, banyak orang besar dari kebangunan biologi abad ke-18 telah menyumbang kepada pokok persoalannya walaupun etiket “ekologi” tidak digunakan. Misalnya: Anton van Leeuwenhoek, yang lebih dikenal sebagai ahli mikroskop perintis dari awal tahun 1700 juga mempelopori pengkajian “rantai-rantai makanan” dan “pengaturan populasi”, dua bidang penting dalam ekologi mutakhir.
Sebelum itu, banyak orang besar dari kebangunan biologi abad ke-18 telah menyumbang kepada pokok persoalannya walaupun etiket “ekologi” tidak digunakan. Misalnya: Anton van Leeuwenhoek, yang lebih dikenal sebagai ahli mikroskop perintis dari awal tahun 1700 juga mempelopori pengkajian “rantai-rantai makanan” dan “pengaturan populasi”, dua bidang penting dalam ekologi mutakhir.
Sekitar
tahun 1900, ekologi diakui sebagai suatu disiplin ilmu dan berkembang terus
dengan cepat. Apalagi saat dunia sangat peka terhadap masalah lingkungan dalam
mengadakan dan memelihara mutu manusia. Ekologi merupakan cabang ilmu yang
mendasarinya dan selalu berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Apa pengertian Ekologi?
2.
Apa pengertian Psikologi?
3.
Bagaimana hubungan Ekologi dengan
Ilmu-ilmu lainnya?
4.
Bagaimana hubungan Ekologi dengan Psikologi?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui pengertian ekologi
2.
Untuk mengetahui pengertian psikologi
3.
Untuk mengetahui hubungan ekologi dengan
ilmu-ilmu lainnya
4.
Untuk mengetahui hubungan ekologi dengan
Psikologi
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian
Ekologi
ekologi
adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan
lingkungannya. ekologi juga bisa di katakn terjadinya perpindahan energi dan
materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain dalam
lingkingannya.
pelopor ilmu ekologi adalah seorang ahli biologi dari jerman yang bernama Ernest Haikel kata ekologi berasal dari bahasa yunani oikos yang berarti rumah dan logos berarti ilmu, sehingga secara harpia ekologi berarti ilmu tentang makhluk hidup dalam lingkungan. Secara harfiyah Ekologi adalah pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Ekologi merupakan ilmu pengetahuan tentang hubungan antara organisme dan lingkungannya. Atau ilmu yang mempelajari pengaruh faktor lingkungan terhadap jasad hidup. Ada juga yang mngatakan bahwa ekologi adalah suatu ilmu yang mencoba mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang, dan manusia dengan lingkungannya di mana mereka hidup, bagaimana kehidupannya, dan mengapa berada di tempat tersebut. Ekologi merupakan salah satu cabang Biologi yang hanya mempelajari apa yang ada dan apa yang terjadi di alam dengan tidak melakukan percobaan.
pelopor ilmu ekologi adalah seorang ahli biologi dari jerman yang bernama Ernest Haikel kata ekologi berasal dari bahasa yunani oikos yang berarti rumah dan logos berarti ilmu, sehingga secara harpia ekologi berarti ilmu tentang makhluk hidup dalam lingkungan. Secara harfiyah Ekologi adalah pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Ekologi merupakan ilmu pengetahuan tentang hubungan antara organisme dan lingkungannya. Atau ilmu yang mempelajari pengaruh faktor lingkungan terhadap jasad hidup. Ada juga yang mngatakan bahwa ekologi adalah suatu ilmu yang mencoba mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang, dan manusia dengan lingkungannya di mana mereka hidup, bagaimana kehidupannya, dan mengapa berada di tempat tersebut. Ekologi merupakan salah satu cabang Biologi yang hanya mempelajari apa yang ada dan apa yang terjadi di alam dengan tidak melakukan percobaan.
Menurut
Odum (1971) ekologi mutakhir adalah suatu studi yang mempelajari struktur dan
fungsi ekosistem atau alam di mana manusia adalah bagian dari alam. Struktur di
sini menunjukan suatu keadaan dari sistem ekologi pada waktu dan tempat
tertentu termasuk kerapatan atau kepadatan, biomas, penyebaran potensi
unsur-unsur hara (materi), energi, faktor-faktor fisik dan kimia lainnya yang
mencirikan sistem tersebut. Sedangkan fungsinya menggambarkan sebab-akibat yang
terjadi dalam sistem. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian
bagaimana fungsi organisme di alam.
Pengertian
Psikologi
Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos =
kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang
jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena
sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi
dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau
kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan
yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit
didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit
dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa
dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah
psikis.
Hubungan Ekologi dengan Ilmu-ilmu lainnya
- Ekologi
Dalam Sejarah
Terkait pengertian
ekologi, berdasarkan kajian sejarah, tokoh yang sangat berperan adalah Ernest
Haeckel. Ia adalah seorang ilmuan Biologi yang berasal dai Jerman. Ia
merumuskan bahwa dalam kajian ilmiah, ekologi sebagai ilmu telah diaplikasikan
sejak dahulu kala dan semakin berkembang seiring dengan perjalanan waktu dan
juga selaras dengan evolusi akal manusia. Jika didasarkan pada perkembangan
tersebut, maka ekologi dibagi ke dalam dua kategori yakni Enviromental
Science dan juga Enviromental Biology. Dalam lingkup pengertian
ekologi, kita bisa menyimpulkan bahwa ia dalah dasar dari semua pokok ilmu
lingkungan, karena itu ia sering juga disebut dengan istilah Ilmu Lingkungan.
Meski demikian, ekologi sebenarnya memiliki cakupan yang lebih sempit ketimbang
ilmu lingkungan.
- Ekologi
dalam Fisika dan Kimia
Masih
dari pengertian ekologi yang disebutkan sebelumnya, kita bisa
menyimpulkan bahwa ilmu ini tidak mungkin lepas dari ilmu lainnya. Ekologi
terkait dengan ilmu alam seperti fisika. Sebab ekologi juga mencakup faktor
fisik seperti misalnya suhu, cahaya dan hal lain yang juga dipelajari dalam
Fisika. Ekologi juga tertaut dengan ilmu Kimia juga ilmu bumi antariksa. Dalam
kaitannya dengan ilmu kimia, ekologi menganalisa proses sintesis juga peristiwa
kimia yang terjadi dalam tubuh organisme. Sementara itu, sama dengan kajian
ilmu antariksa, ekologi juga mempelajari musim, perubahan dari siang ke malam,
sedimentasi dan lain-lain. Lebih lanjut, jika merunut pada ekosistem, maka
ekologi juga terkait dengan ilmu sosial sebab ia juga membahas populasi dan
komunitas dari organisme.
- Ekologi
dalam Politik
Ekologi
menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik –
termasuk gerakan konservasi, kesehatan,
lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang. Saat semuanya
digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut gerakan hijau.
Umumnya, mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia
dan prioritas politik, seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia dan
keharmonisan sosial, dan ekonomi yang lebih baik. Orang yang memiliki
kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah mengatur ke
dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan
partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat
melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi.
Seringkali argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang
dilakukan akademisi juga.
- Ekologi
dalam Ekonomi
Banyak
ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi manusia:
a. Lynn
Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan.
Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.
b. Mike
Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan
sumber dan membuang sampah, yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk
bebas".
Ekonomi
ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi dengan
lainnya, namun susah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian
ekologi, dan ekonomi mengabaikannya salah. "Modal alam" ialah 1
contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu.
Hubungan Ekologi dengan
Psikologi
Ekologi mempunyai hubungan dengan
ilmu psikologi terutma psikologi lingkungan. Psikologi lingkungan adalah ilmu
kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia bedasarkan pengaruh lingkungannya,
baik lingkungan sosial, dan lingkungan alam. Jadi, hubungan antara ilmu ekologi
dengan ilmu psikologi lingkungan sudah cukup jelas, yaitu dimana psikologi
lingkungan mempelajari perilaku manusia berdasrkan lingkungannya.
Sebagai contoh ketika terjadi banjir
yang merusak ekosistem tentu saja ada perubahan perilaku manusia atau yang
menjadi korban, bisa saja terjadi trauma akibat banjir yang terjadi.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Pengertian ekologi secara harfiyah adalah suatau disiplin ilmu yang mempelejari hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Sedangkan golongan individu-individu tersebut dari setiap spesies organisme disebut populasi. Kenudian populasi-populasi yang menempati suatu daerah tertentu membentuk suatu komunitas. Selanjutnya ekosistem yang meupakan sistem yang terbentuk akibat interaksi komunitas tersebut dengan tempat mereka hidup (lingkungan).
Pengertian ekologi secara harfiyah adalah suatau disiplin ilmu yang mempelejari hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Sedangkan golongan individu-individu tersebut dari setiap spesies organisme disebut populasi. Kenudian populasi-populasi yang menempati suatu daerah tertentu membentuk suatu komunitas. Selanjutnya ekosistem yang meupakan sistem yang terbentuk akibat interaksi komunitas tersebut dengan tempat mereka hidup (lingkungan).
DAFTAR
PUSTAKA

0 komentar:
Posting Komentar